Bimtek Dapil Komisi IV DPR RI : Budidayaya Tanaman Pangan Serta Penggunaan Benih Bermutu dan Bersertifikat

Kamis, 14 Oktober 2021

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Melaksanakan Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Pangan Serta Penggunaan Benih Bermutu dan Bersertifikat melalui anggaran tambahan di Tahun Anggaran 2021. Anggaran tambahan ini salah satunya dalam rangka  Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bentuk kegiatan yang dilaksanakan dengan anggaran PEN ini, salah satu diantaranya adalah untuk meningkatkan  kapasitas SDM dalam bentuk Bimtek guna mendukung peningkatan kapasitas SDM penyuluhan dan petugas lapangan serta petani dalam bentuk pelatihan atau disebut dengan bimbingan teknis/bimtek.

Bimtek yang merupakan sinergitas Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melalui Balai Besar PPMBTPH bersama anggota DPR RI Komisi IV di Dapil IV Jawa Tengah) Solo Raya (Kabupaten Seragen, Karang Anyar dan Wonogiri) Pada tanggal 13 Oktober 2021 diselenggarakan dengan materi Budidaya Tanaman pangan serta penggunaan Benih Bermutu dan Bersertifikat dilaksanakan di Hotel Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jl.Sugiyonoto No.20, Kp.Baru, Kec. Ps.Kliwon Kota Surakarta, Jawa Tengah. Acara dilaksanakan dengan sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan Benih Padi OECD seed schame TA.2021 dari Balai Besar PPMBTPH Cimangis kepada perwakilan dari kelompok tani penerima benih padi yang terdiri dari empat varietas : Mekongga, Impari 32, Impari 42 dan Impari 43 yang merupakan benih Pokok Label Ungu yang akan ditangkarkan serta di revolvingkan kepada petani setempat guna menjaga ketersediaan benih bersertifikat di tingkat petani

 

Bimtek diikuti oleh para petani di wilayah Kabupaten Seragen, Karang Anyar dan Wonogiri. Acara dimulai dengan sambutan selamat datang dari  dibuka oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan diwakili oleh Kepala Balai Besar PPMBTPH Ir.Warjito, MSi oleh Ibu Luluk Nurhamidah Anggota Komisi IV DPR RI Dapil IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa /PKB Dapil Jateng IV Jawa Tengah

  

Bimtek Tanaman Pangan dimulai dengan penyampaian Materioleh Pengawas Benih Ahli Tanaman Muda Roland Hutadjulu, SP, MM dari Balai Besar PPMBTPH mengenai Kebijakan dan Program Tanaman Pangan TA.2021, Materi Narasumber dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Budidaya Tanaman Padi yang Baik dan Benar disampikan oleh Kepala Seksi Srealia Bapak Ir. Harjadno

Materi dari BPSB Jawa Tengah Penggunaan Benih bermutu dalam peningkatan produksi Tanaman Pangan disampikan Plt.Kepala BPSB Jateng Ir. Suryo Budi Santoso, MM, Materi dari NGO Rikollto dgn Tige line What will we eat tomorrow selaku NGO yg berkator pusat di Denpasar Bali disampaikan oleh Ibu Erwina Melati Putri selaku Programe Officer Rikolto perwakilan Jawa Tengah

Banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta terkait budidaya tanaman padi dan proses sertifikasi benih tanaman pangan, serta  hal-hal yang sangat detail dan rinci terkait budidaya padi dan sertifikasi benih serta prermasalahan di tingkat petani untuk dicarikan solusi pemecahan masalahnya. Diharapkan dengan adanya bimtek ini dapat menambah wawasan dan informasi teknis untuk petani, penyuluh dan petugas lapangan sehingga dapat menerapkannya pada kegiatan sehari-hari yaitu budi daya tanaman pangan yang lebih baik. (Disusun oleh Roland Hutadjulu, Nike, Aditya dan Umi Srirejeki- Balai Besar PPMBTPH).

Google+

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Melaksanakan Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Pangan Serta Penggunaan Benih Bermutu dan Bersertifikat melalui anggaran tambahan di Tahun Anggaran 2021. Anggaran tambahan ini salah satunya dalam rangka  Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bentuk kegiatan yang dilaksanakan dengan anggaran PEN ini, salah satu diantaranya adalah untuk meningkatkan  kapasitas SDM dalam bentuk Bimtek guna mendukung peningkatan kapasitas SDM penyuluhan dan petugas lapangan serta petani dalam bentuk pelatihan atau disebut dengan bimbingan teknis/bimtek.

Bimtek yang merupakan sinergitas Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melalui Balai Besar PPMBTPH bersama anggota DPR RI Komisi IV di Dapil IV Jawa Tengah) Solo Raya (Kabupaten Seragen, Karang Anyar dan Wonogiri) Pada tanggal 13 Oktober 2021 diselenggarakan dengan materi Budidaya Tanaman pangan serta penggunaan Benih Bermutu dan Bersertifikat dilaksanakan di Hotel Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jl.Sugiyonoto No.20, Kp.Baru, Kec. Ps.Kliwon Kota Surakarta, Jawa Tengah. Acara dilaksanakan dengan sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan Benih Padi OECD seed schame TA.2021 dari Balai Besar PPMBTPH Cimangis kepada perwakilan dari kelompok tani penerima benih padi yang terdiri dari empat varietas : Mekongga, Impari 32, Impari 42 dan Impari 43 yang merupakan benih Pokok Label Ungu yang akan ditangkarkan serta di revolvingkan kepada petani setempat guna menjaga ketersediaan benih bersertifikat di tingkat petani

 

Bimtek diikuti oleh para petani di wilayah Kabupaten Seragen, Karang Anyar dan Wonogiri. Acara dimulai dengan sambutan selamat datang dari  dibuka oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan diwakili oleh Kepala Balai Besar PPMBTPH Ir.Warjito, MSi oleh Ibu Luluk Nurhamidah Anggota Komisi IV DPR RI Dapil IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa /PKB Dapil Jateng IV Jawa Tengah

  

Bimtek Tanaman Pangan dimulai dengan penyampaian Materioleh Pengawas Benih Ahli Tanaman Muda Roland Hutadjulu, SP, MM dari Balai Besar PPMBTPH mengenai Kebijakan dan Program Tanaman Pangan TA.2021, Materi Narasumber dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Budidaya Tanaman Padi yang Baik dan Benar disampikan oleh Kepala Seksi Srealia Bapak Ir. Harjadno

Materi dari BPSB Jawa Tengah Penggunaan Benih bermutu dalam peningkatan produksi Tanaman Pangan disampikan Plt.Kepala BPSB Jateng Ir. Suryo Budi Santoso, MM, Materi dari NGO Rikollto dgn Tige line What will we eat tomorrow selaku NGO yg berkator pusat di Denpasar Bali disampaikan oleh Ibu Erwina Melati Putri selaku Programe Officer Rikolto perwakilan Jawa Tengah

Banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta terkait budidaya tanaman padi dan proses sertifikasi benih tanaman pangan, serta  hal-hal yang sangat detail dan rinci terkait budidaya padi dan sertifikasi benih serta prermasalahan di tingkat petani untuk dicarikan solusi pemecahan masalahnya. Diharapkan dengan adanya bimtek ini dapat menambah wawasan dan informasi teknis untuk petani, penyuluh dan petugas lapangan sehingga dapat menerapkannya pada kegiatan sehari-hari yaitu budi daya tanaman pangan yang lebih baik. (Disusun oleh Roland Hutadjulu, Nike, Aditya dan Umi Srirejeki- Balai Besar PPMBTPH).

Google+
berita lain