Mengenal Nematoda Terbawa Benih Aphelenchoides besseyi

Selasa, 22 Juni 2021

Thumbnails

Pada tanggal 16 Juni 2021 Balai Besar PPMB-TPH melaksanakan kegiatan  In House Training “Identifikasi Nematoda Aphelenchoides besseyi” dengan narasumber Fitrianingrum Kurniawati, SP, MSi

Nematoda Aphelenchoides besseyi merupakan nematoda parasit terbawa benih salah satunya adalah benih padi. Dahulu tergolong OPTK A2 namun, saat ini sudah tergolong reguler pest. Nematoda Aphelenchoides besseyi mampu bertahan selama 2-3 tahun dalam benih. Bila populasi pada benih tinggi, maka benih akan mengalami gejala nekrotik. Saat benih terinfeksi ditumbuhkan pada fase vegetatif, daun menunjukkan gejala klorosis dan malformasi, sampai pada fase generatif nematode akan mulai naik ke batang dan bulir pada malai. jika gejala banyak nampak pada bagian tanaman, akan berdampak pada meningkatnya gabah isi sedikit atau bahkan kosong sehingga berpotensi menurunkan hasil  produksi.

Gejala pucuk putih pada daun oleh  Aphelenchoides besseyi biasanya berkisar 3-5cm, daun mengering dan menggulung , bagian tersebut menjadi nekrosis, pucuk daun membelit dan mengerut dan bengkok. Pada benih dengan tingkat infeksi tinggi biasa timbul sun spot pada benih.  Jika telah muncul sun spot pada benih, populasi  Aphelenchoides besseyi bisa mencapai 400 ekor setiap benih

A. besseyi juga dapat menyebabkan infeksi pada benih dan gejala khasnya berupa bercak berwarna abu-abu kecoklatan dan melekuk, gejalanya sering disebut sebagai sun spot

   

Aphelenchoides besseyi bisa bertahan lama di dalam tanah bekas tanaman terinfeksi, untuk memutus siklusnya bisa dirotasi tanaman dengan yang bukan inang nematoda seperti sayur-mayur. Karena palawija tergolong inang nematoda.

  

 

  

Ditulis oleh PBT BBPPMB-TPH   Nuning Widya Herdimastuti.

Google+
Thumbnails

Pada tanggal 16 Juni 2021 Balai Besar PPMB-TPH melaksanakan kegiatan  In House Training “Identifikasi Nematoda Aphelenchoides besseyi” dengan narasumber Fitrianingrum Kurniawati, SP, MSi

Nematoda Aphelenchoides besseyi merupakan nematoda parasit terbawa benih salah satunya adalah benih padi. Dahulu tergolong OPTK A2 namun, saat ini sudah tergolong reguler pest. Nematoda Aphelenchoides besseyi mampu bertahan selama 2-3 tahun dalam benih. Bila populasi pada benih tinggi, maka benih akan mengalami gejala nekrotik. Saat benih terinfeksi ditumbuhkan pada fase vegetatif, daun menunjukkan gejala klorosis dan malformasi, sampai pada fase generatif nematode akan mulai naik ke batang dan bulir pada malai. jika gejala banyak nampak pada bagian tanaman, akan berdampak pada meningkatnya gabah isi sedikit atau bahkan kosong sehingga berpotensi menurunkan hasil  produksi.

Gejala pucuk putih pada daun oleh  Aphelenchoides besseyi biasanya berkisar 3-5cm, daun mengering dan menggulung , bagian tersebut menjadi nekrosis, pucuk daun membelit dan mengerut dan bengkok. Pada benih dengan tingkat infeksi tinggi biasa timbul sun spot pada benih.  Jika telah muncul sun spot pada benih, populasi  Aphelenchoides besseyi bisa mencapai 400 ekor setiap benih

A. besseyi juga dapat menyebabkan infeksi pada benih dan gejala khasnya berupa bercak berwarna abu-abu kecoklatan dan melekuk, gejalanya sering disebut sebagai sun spot

   

Aphelenchoides besseyi bisa bertahan lama di dalam tanah bekas tanaman terinfeksi, untuk memutus siklusnya bisa dirotasi tanaman dengan yang bukan inang nematoda seperti sayur-mayur. Karena palawija tergolong inang nematoda.

  

 

  

Ditulis oleh PBT BBPPMB-TPH   Nuning Widya Herdimastuti.

Google+
iptek lain